Colour in life

“I understand bout live. A few life meaning wich i will try to lay open from meaning existance of colour around me, also from other small things wich often I find every time. With existence of colour, everything becoming so beautiful, so luxuryly and so perfect”.

Di dunia ini banyak yang tahu tentang arti kehidupan sang kita alami sampai saat ini, bahkan karena banyaknya nggak bisa kita hitung dengan jari. Dan jenis jawaban sebagai pengertian tentang arti kehidupan dari mereka semua itu tentu juga banyak ragamnya. Melalui tulisan ini aku ingin memberi tahu kalian semuanya tentang arti kehidupan yang kumiliki. Kupersembahkan buat kalian semua yang mau meluangkan waktunya untuk membaca apa yang akan kutulis kali ini.

Arti kehidupan. Sedikit arti tentang kehidupan ini memang tak banyak mengandung pengertinnya, tapi kuharap bisa memberikan makna yang luar biasa kepada kita semua. Cerita ini berawal pada saat aku sedang bermain gitar diwaktu sore menjelang malam dengan ditemani secangkir kopi hitam manis juga sebatang rokok kretek teman perjalananku dalam meniti hidup ini. Duduk sendiri sambil kupetik nada-nada pilihan yang sangat terasa indah bagiku, sambil bernyanyi mengikuti irama di dalam hati. Begini ceritanya, disaat-saat seperti ini terkadang muncul berbagai uneg-uneg yang muncul secara tiba-tiba. Segala macam fikiran yang tersimpan yang tersimpan di dalam kepala dari setiap kejadian yang kualami dalam hari-hari yang kulalui, kadangkala ide-ide jitu, kadang-kadang masalah pekerjaan yang belum tuntas kadang juga berbagai pertanyaan ringkas yang biasanya menggantung mencari jawaban dan juga yang lain-lain yang sangat banyak. Khusus pada malam itu entah kenapa aku menggaris bawahi dengan sangat tebal tentang salah satu dari segala pertanyaan yang ada dikepala ini. Kugaris dengan tebal pertanyaan itu tapi tidak dengan pensil ataupun pena yang biasa buat nulis diatas kertas, tapi cukup dengan mengingatnya lebih tajam agar tampak jelas sebagai ingatan. Bagiku hal seperti itu sangat perlu dilakukan terhadap berbagai masalah yang harys diselesaikan. Pertanyaan yang kugaris bawahi itu adalah, “apa artinya hidup yang sebenarnya”. Coba kupikirkan sejenak bisa direnungkan apa enggak untuk saat ini. Sepontan akalku mengatakan,”wah bisa mumpung waktu longgar dan tak ada lagi bahan pekerjaan yang harus diselesaikan. Karena waktu itu keadaannya sangat memungkinkan akhirnya kutaruh gitarku dan kuambil buku-buku yang bisa mendukung untuk mencari jawabannya. Satu, dua, tiga buku tak memuaskan jawabanku, dan akhirnya ada buku lain yang sangat mengundang hasratku untuk kubaca dan kupahami maksutnya. Buku ini membahas tentang bermacam-macam warna yang banyak sekali. Dari warna skunder dan primer, dari warna merah, kuning, hijau, biru dan lain-lainnya. Bahkan sampai warna-warna yang tak bisa dijangkau oleh panca indra kita yang hanya bisa dilihat dengan alat-alat khusus saja. Sejenak aku terpanah oleh isi dari dalam buku itu, karena ternyata segala warna yang kutahu slama belum kubaca buku ini ternyata belum seberapa dibandingkan setelah kubaca buku ini. Dalam buku itu menerangkan, bahwa ternyata warna yang selama ini kita lihat disetiap hari sebenarnya adalah bentuk gelombang cahaya yang merambat. Cahaya yang berasal dari sumber-sumber cahaya dan juga yang berasal dari benda-benda yang bisa memantulkan ataupun menyerap cahaya sumber. Misalnya Matahari, lampu dan benda-benda lain yang bisa mengeluarkan cahaya bisa kita sebut sebagai sumber cahaya atau bisa disebut juga cahaya langsung. Sedangkan benda-benda yang sudah terkena cahaya langsung bisa disebut dengan cahaya tak langsung alias cahaya pantul. Cahaya merupakan bentuk energi yang mempunyai radiasi yang bisa mempengaruhi gelap dan terang suatu benda disekitarnya sesuai dengan besarnya energi yang dimiliki. Dan setiap energi yang merambat dengan gelombangnya akan disebut energi radiasi. Gelombang cahaya yang mempunyai frekwensi dan panjang gelombang tersebutlah yang akan menyebabkan terjadinya warna-warni yang berasal dari cahaya yang merambat kearah mata kita. Untuk lebih detail tentang terbentuknya warna, coba aja cari sendiri bukunya yang tentang colorimetry.

Begitu komplek dan smpurna sebuah sistim kehidupan yang terjadi dari terbentuknya warna, padahal itu hanya membahas sebagian kecil dari arti kehidupan yang ada di alam semesta ini.

Sekarang coba kita jauhi tentang pengertian terbentuknya warna untuk segera mencari jawaban tentang arti kehidupan yang kumaksudkan. Lalu aku mengalihkan perhatiannku kepada manfaat dar berbagai warna yang biasa kita jumpai disetiap hari. Kurasa kita semua pasti tahu betapa besar manfaat daripada warna yang tercipta disekeliling kita. Dengan adanya warna semua yang tampak dihadapan kita pasti menjadi tampak begitu indah, begitu mempesona dan begitu sempurna. Coba saja kita bayangkan apabila warna disekitar kita tidak ada, atau ambil suatu permisalan bagaimana seandainya semua yang tampak oleh mata kita hanya putih saja atau hitam saja kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya. Simpel aja deh jawabnya pasti”enggak enak sekali untuk dirasakan dan nggak bagus untuk setiap kejadian”. Dari prinsip warna yang telah diketahui manfaatnya tersebut lalu kucoba untuk mengambil persamaan dengan kehidupan ini. Yang akhirnya saya simpulkan bagaimana seandainya kehidupan itu tidak ada, seperti halnya seandainya warna disekitar kita ini juga tak ada. Tak ada Galaksi, Tak ada matahari, tak ada planet dan bumi, tak ada gunung, tak ada daratan, tak ada lautan. Apakah masih ada nilai kehidupan dimana disitu terdapat segala hal yang sangat didamba, dan yang jelas semua akan terasa hambar tak berasa yang pastinya semuanya itu adalah hal yang sangat tidak bagus. Bagus aja enggak apalagi mulia, agung dan bijaksana (“enggak kaleee”).

Tapi sayang sekali itu hanyalah sebuah gambaran yang saya punya. Kemungkinan ada juga sih yang lebih suka kalo kehidupan ini tidak ada. Jadi nggak kerasa sakitnya, entah sakit karena patah hati atau yang lain sebagainya.

Ah orang lain biar orang lain yang menjawabnya, sekarang tiba gilirannku untuk untuk menjawab sedikit arti kata kehidupan yang ingin kuungkapkan dari sejak awal dalam tulisan ini. Akhirnya aku mempunya sebuah jawaban dari hasil perumusan tentang persamaan kehidupan dengan keberadaannya warna seperti yang telah kubicarakan diatas. Dan beginilah akhirnya jawabku: Bahwa meskipun banyak orang yang bosan untuk hidup, kehidupan itu sebaiknya ada. Biar tidak sepi dan hampa lalu gelisah rasanya. Kehidupan itu sebaiknya ada biar semua terlihat jelas tentang keindahannya, keagungannya dan juga kesempurnaannya. Kehidupan itu sebaiknya ada biar tampak jelas siapa hamba dan siapa Tuhan.

Teman-teman!, dikarenakan hidup itu sebaiknya ada. Maka sudah menjadi hal yang semestinya dilakukan bagi seorang hamba adalah taat untuk beribadah kepada penciptanya.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
google_ad_client: “ca-pub-2725428972295772”,
enable_page_level_ads: true
});

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
<!– funyfunblog –>
<ins class=”adsbygoogle”
style=”display:block”
data-ad-client=”ca-pub-2725428972295772″
data-ad-slot=”7917053443″
data-ad-format=”auto”></ins>

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Demikianlah teman-temanku ungkapan rasa hatiku semoga bermanfaat. Marilah kita senantiasa selalu memohon perlindungan dan keselamatan didalam kehidupan ini. Dan segala puju-puji hanya bagi Sang Pencipta seluruh alam semesta. 

Advertisements

86 thoughts on “Colour in life

  1. ID iiih, sampek serius gitu ciee ciee ciaaaaaaaaaat………..
    Maksudnya to, bentul ya rokok bentul gitu…….
    Mau to, kalo mau nanti saya bawa’in satu ceppet alias 1pack, mau ya………

    Like

  2. Memangnya ribut nggak boleh ya, sedikit perdebatan nggak apa2 kan……..? )_(*_&^%&*&^$#@!_)(?_)(*&-:^&^%&
    Lagipula sih aq ksini tu hanya tuk cari cari hiburan ajaaa…….. +()*_*&^*(()?””
    Biar hati senang, pikiranpun terang……… +)(*+()&^%&*^%$#@&*(()()
    Gitu lho……..
    Jadi nggak apa hubungannya dengan waras dan ngalah…….. ?+)(_*:”&*^*
    H.h.hhhhhhhh>>> :”:”:”+=

    Like

  3. Ooo gitu ya…..
    Aaah, gosong aja kok pakek ngehit segala…..
    Gosong itu ya kalo kita lagi goreng2 tapi kelamaan nggorengnya terus sampe item2″.
    Nah itu namanya GOSONG, gitu aja kok Be ngung””””

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s